Pages

Friday, 3 May 2013

Beberapa Cara Penularan Penyakit HIV AIDS

Banyak orang yang belum mengetahui tentang cara penularan HIV, sehingga banyak sekali mitos mengetahui penularan HIV. Sayangnya mitos tersebut sudah menyebar di masyarakat, sehingga seolah-olah mitos tersebut benar adanya.


HIV merupakan singkatan dari Human Immunodeficiency Virus, sebuah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. AIDS singkatan dari Acquired Immuno Deficiency Syndrome. AIDS muncul setelah virus (HIV) menyerang sistem kekebalan tubuh kita selama lima hingga sepuluh tahun atau lebih. Sistem kekebalan tubuh menjadi lemah, dan satu atau lebih penyakit dapat timbul. Karena lemahnya sistem kekebalan tubuh tadi, beberapa penyakit bisa menjadi lebih parah daripada biasanya.

Virus HIV terdapat dalam sebagian cairan tubuh, diantaranya adalah:

  •     Darah
  •     Air mani
  •     Cairan vagina
  •     Air susu ibu (ASI)
Penularan HIV biasanya melalui berhubungan badan yang membiarkan darah, air mani, atau cairan vagina dari orang penderita HIV masuk ke aliran darah orang yang belum terinfeksi (yaitu senggama yang dilakukan tanpa kondom melalui vagina atau dubur; juga melalui mulut, walau kemungkinannya sangat kecil). Cara penularan HIV lainnya ialah dengan memakai jarum suntik yang bekas pakai orang lain, dan yang mengandung darah yang terinfeksi HIV, menerima transfusi darah yang terinfeksi HIV. Dan yang perlu diperhatikan adalah penularan dari ibu penderita HIV kepada bayi dalam kandungan, waktu melahirkan, dan jika menyusui sendiri.

Salah satu cara pencegahan penularan HIV adalah dengan membiasakan mempunyai sikat gigi dan pisau cukur sendiri, karena selain untuk kebersihan pribadi, jika terdapat darah akan ada risiko penularan dengan virus lain yang diangkut aliran darah (seperti hepatitis), bukan hanya HIV. Yang paling penting adalah membiasakan hidup sehat dengan tidak menggunakan obat-obatan, setia pada pasangan, menggunakan kondom ketika berhubungan seksual serta menjauhi hal-hal yang dapat menularkan virus HIV.

Banyak mitos yang mengatakan bahwa bersalaman dapat menularkan virus HIV, padahal hal tersebut salah. Selain itu ada juga hal-hal yang tidak menularkan HIV misalkan berciuman, berpelukan, batuk, bersin, menggunakan peralatan rumah tangga secara bersama-sama seperti menggunakan alat makan, telepon, kamar mandi, kamar tidur dan lain-lain. Gigitan nyamukpun tidak menjadi jalan penularan HIV. Bahkan fasilitas umum juga tidak menjadi jalan penularan HIV misalkan kolam renang, WC umum, sauna, dan lain-lain.Gambar Beberapa Cara Penularan Penyakit HIV

HIV tidak dapat menular melalui udara, karena virus HIV bisa cepat mati jika berada di luar tubuh. Virus HIV pun dapat dibunuh jika cairan tubuh yang mengandungnya dibersihkan dengan cairan pemutih atau dengan sabun mandi dan air. Virus HIV tidak dapat diserap oleh kulit, jika pada kulit tersebut tidak terdapat luka. Namun, jika terdapat luka, besar kemungkinan virus HIV bisa masuk ke dalam tubuh.

Pengobatan Penyakit AIDS

Saat ini pengobatan medis belum menemukan cara untuk mengobati penyakit AIDS. Namun pengobatan tradisional sudah mengklaim dapat menyembuhkan penyakit AIDS. Salah satu pengobatan tradisional yang mengklaim dapat mengobati penyakit AIDS adalah Pengobatan Tradisional Ny. Djamilah Najmuddin. Klaim pengobatan ini dikuatkan dengan adanya Bukti Hasil Laboratorium pasien yang sudah sembuh dari penyakit AIDS. Karena itu, jika memang Anda sudah berobat kemana-mana namun tidak membuahkan hasil, mungkin tidak ada salahnya mencoba pengobatan tradisional ini. Untuk mengetahui alamat praktek, hasil laboratorium pasien, dan informasi lainnya tentang Pengobatan Tradisional Ny. Djamilah Najmuddin, silahkan klik link berikut ini : www.djamilah-najmuddin.com

Demikian artikel mengenai beberapa cara penularan HIV, semoga dengan mengetahuinya kita bisa mencoba mencegah penyakit AIDS memasuki tubuh kita. Salam sehat!!

Sumber : penyakitkelamin.net